Kondisi Jalan Rusak Parah, DPU-TARU Rembang Pastikan Peningkatan Akses Sudan–Terjan Segera Direalisasikan

Foto: Kondisi Jalan Terjan-Sudan Saat Musim Hujan. (Lp3tv/Sholeh)

REMBANG, LP3TV.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-TARU) memastikan perbaikan jalan penghubung Desa Sudan dan Desa Terjan di Kecamatan Kragan akan direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026.

Alokasi anggaran sebesar Rp277 juta telah disiapkan melalui APBD Kabupaten Rembang guna menangani kerusakan infrastruktur di wilayah tersebut.

Langkah responsif Pemkab Rembang ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang selama bertahun-tahun mengeluhkan kondisi akses jalan yang rusak parah serta memicu polusi debu saat musim kemarau.



Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kabupaten Rembang Tahun Anggaran 2026 dengan Kode RUP 67460909, proyek bernilai pagu Rp277.000.000 tersebut terdaftar dengan nama paket Peningkatan Jalan Sand-Sheet Desa Terjan – Desa Sudan.

Pekerjaan konstruksi ini ditujukan bagi penyedia skala usaha kecil atau koperasi, dengan mengedepankan penggunaan produk dalam negeri serta memperhatikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Kepala Bidang Bina Marga DPU-TARU Kabupaten Rembang, Nugroho Tri Hutomo, mengonfirmasi bahwa peninjauan lapangan telah dilakukan secara langsung untuk memastikan kesiapan teknis sebelum pengerjaan dimulai.

“Pekerjaan Jalan Sudan–Terjan di Kecamatan Kragan sudah kami tinjau pada 6 Agustus lalu. Insyaallah akan segera dikerjakan,” terang Nugroho.

Sesuai RUP yang diumumkan sejak 10 Juli 2026, metode pemilihan penyedia menggunakan sistem Pengadaan Langsung yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

Masa pelaksanaan kontrak direncanakan mulai Agustus hingga November 2026, sehingga hasil pekerjaan diproyeksikan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal pada akhir tahun.

Realisasi perbaikan infrastruktur jalan ini menjadi solusi atas keluhan yang berulang kali disampaikan warga. Selama ini, jalur penghubung antar-desa tersebut mengalami kondisi berlubang dan berdebu tebal saat musim kemarau, serta licin tatkala hujan tiba.

Ahmad Sanusi (57), warga RT 04 RW 01 Desa Sudan, menyatakan bahwa peningkatan jalan ini sangat mendesak mengingat jalur Sudan–Terjan merupakan akses vital mobilitas warga menuju desa-desa sekitar, seperti Desa Sendang, Watupecah, dan Sendangmulyo.

“Kami sangat berharap perbaikan ini menggunakan lapisan aspal yang tebal agar konstruksinya lebih kuat dan bertahan lama,” ujar Sanusi.

Hal senada diungkapkan Asmuni (51), warga Dukuh Tretes, Desa Terjan. Ia mengaku kerap mengalami kendala saat berkendara menuju wilayah Pandangan akibat jalan berlubang yang berpotensi merusak kendaraan.

“Kami mengapresiasi kejelasan perbaikan ini. Masyarakat tinggal menunggu realisasi fisik di lapangan agar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga dapat berjalan lancar,” kata Asmuni.

Melalui tahapan pengadaan dan peninjauan lokasi yang sedang berjalan, Pemkab Rembang optimistis peningkatan kualitas jalan di Kecamatan Kragan dapat mendukung konektivitas interregional serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat setempat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *