Dintapan Rembang Usulkan Sapi Milik Peternak Desa Meteseh Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

Foto: Sapi Milik Peternak Desa Meteseh Yang Bakal Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo.(LP3TV/Admin)



REMBANG, Lp3tv.Com – Kabupaten Rembang kembali mencuri perhatian nasional. Pada Iduladha tahun ini, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjatuhkan pilihannya pada seekor sapi “raksasa” milik peternak lokal Rembang untuk dijadikan hewan kurban kepresidenan.

Langkah ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bumi Kartini, membuktikan bahwa kualitas ternak lokal mampu menembus standar ketat istana.


Setelah melalui proses kurasi yang ketat oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Dinpangan) Kabupaten Rembang, satu nama muncul sebagai kandidat tunggal yang paling tangguh.



Kepala Dinpangan Rembang, Agus Iwan Haswanto, mengonfirmasi bahwa sapi ini adalah hasil seleksi terbaik dari berbagai pilihan yang ada.


“Kami mengusulkan sapi Limosin dari Meteseh dengan bobot fantastis, lebih dari satu ton,” ujar Agus.

Kualitas super tentu sebanding dengan nilai jualnya. Suparmin, sang peternak, mengajukan harga penawaran awal sebesar Rp115.000.000.



Saat ini, proses telah mencapai tingkat provinsi dan menunggu tim pusat untuk negosiasi harga final serta pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

Pemeriksaan ini meliputi uji laboratorium untuk memastikan sapi bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) serta layak secara syariat maupun medis sebagai kurban orang nomor satu di Indonesia.

“Setelah dinyatakan sehat secara medis, tim pusat akan langsung bernegosiasi harga dengan pemilik,” tambah Agus.

Suparmin, sang pemilik sapi, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Baginya, terpilihnya sapi miliknya oleh Presiden Prabowo adalah pencapaian tertinggi sebagai peternak.

“Sangat senang dan bangga bisa berkontribusi menyediakan hewan kurban untuk Bapak Presiden,” ungkap Suparmin.

Namun, ia juga menitipkan pesan agar perhatian pemerintah terhadap peternak kecil terus ditingkatkan. Ia berharap program vaksinasi rutin yang selama ini berjalan setiap 6 bulan bisa terus konsisten demi menjaga kualitas ternak warga.

Meski dibeli oleh Presiden, keberkahan sapi ini dipastikan akan kembali ke warga lokal. Rencananya, sapi tersebut akan dipotong di wilayah Kabupaten Rembang.

“Mengenai lokasi spesifik pemotongannya, nanti Bapak Bupati yang akan menentukan,” pungkas Agus Iwan.

Dengan bobot lebih dari satu ton, sapi Limosin asal Meteseh ini siap menjadi simbol semangat berkurban sekaligus bukti kejayaan peternakan Kabupaten Rembang di kancah nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *