Foto: kebakaran bengkel dan toko suku cadang (sparepart) kendaraan bermotor “Ibas Motor” yang berlokasi di RT 02/RW 02, Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, pada Kamis (11/6/2026) dini hari.(Lp3tv/Admin).
REMBANG, Lp3tv.com – Sebuah insiden kebakaran besar melanda bangunan bengkel dan toko suku cadang (sparepart) kendaraan bermotor “Ibas Motor” yang berlokasi di RT 02/RW 02, Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, pada Kamis (11/6/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.
Pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rembang yang diterjunkan ke lokasi bertindak cepat melakukan lokalisasi api, sehingga dampak kebakaran tidak meluas ke area pemukiman padat penduduk yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Kronologi dan Respons Cepat Petugas
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Kabupaten Rembang, Erwin Rahadyan, mengonfirmasi bahwa laporan mengenai peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diterima oleh posko induk Damkar pada pukul 04.45 WIB. Informasi awal diperoleh dari seorang pengendara yang tengah melintas di jalur tersebut.
“Kami menerima laporan dari seorang warga bernama Saudara Guntur pada pukul 04.45 WIB. Merespons laporan tersebut, tim siaga langsung bergerak tiga menit kemudian, yakni pukul 04.48 WIB, dan berhasil tiba di lokasi kejadian pada pukul 04.58 WIB untuk langsung melakukan tindakan pemadaman,” jelas Erwin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026).
Dugaan Penyebab dan Kendala Pemadaman
Berdasarkan hasil asesmen dan olah tempat kejadian sementara di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem kelistrikan atau hubungan arus pendek (korsleting) di dalam bangunan bengkel.

Mengingat karakteristik objek yang terbakar didominasi oleh material yang memiliki tingkat kemudahan terbakar tinggi (flammable)—seperti ban, oli pelumas, dan suku cadang berbahan logam serta plastik—api dengan sangat cepat membesar. Dalam waktu singkat, seluruh area bangunan milik Moh. Nurul Badri (34), warga Desa Landoh, Kecamatan Sulang, itu lumat diamuk si jago merah.
Erwin menjelaskan, fokus utama petugas saat tiba di lokasi adalah melakukan strategi penyekatan (lokalisasi) agar kobaran api tidak merembet ke bangunan tempat tinggal warga yang posisinya berimpitan langsung di sisi utara dan timur bengkel.
“Begitu tiba di TKP, armada brandweer langsung mengambil posisi strategis untuk melakukan penyekatan api di area utara dan timur bangunan yang bersebelahan langsung dengan rumah warga. Setelah pergerakan api berhasil dikepung dan diisolasi, kami melanjutkan dengan proses pemadaman total serta pendinginan,” urai Erwin secara rinci.

Proses pemadaman hingga pembersihan sisa-sisa material yang terbakar (overhaul) berlangsung secara intensif selama kurang lebih 3,5 jam. Petugas melakukan pemeriksaan ulang (sweeping) secara menyeluruh guna mengantisipasi adanya bara api tersembunyi yang berpotensi memicu penyalaan ulang. Operasi penanggulangan kebakaran ini dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 08.15 WIB.
Dalam operasi ini, Dinas Damkar mengerahkan kekuatan penuh dengan bantuan armada gabungan, yang terdiri dari:
1 Unit Mobil Pemadam Utama (Brandweer) Damkar
2 Unit Mobil Water Supply Damkar
1 Unit Mobil Water Supply Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang
Secara keseluruhan, petugas menghabiskan pasokan air sebanyak 7 ritase untuk memastikan api benar-benar padam.

Erwin menambahkan, seluruh proses evakuasi dan pemadaman berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis yang berarti berkat koordinasi taktis dari berbagai unsur di lapangan.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi seluruh unsur yang terlibat di lapangan. Penanganan ini berhasil berkat kerja sama solid dari BPBD Bidang Damkar dan DLRR, personel Polsek Sulang, Koramil Sulang, Camat beserta jajaran Trantib Kecamatan Sulang, petugas PT PLN (Persero) yang sigap memutus aliran listrik, rekan-rekan relawan Ubaloka, serta partisipasi aktif warga setempat,” imbuhnya.
Kerugian Materiil dan Imbauan Kewaspadaan
Meskipun kerugian materiil berupa fisik bangunan dan seluruh stok suku cadang motor yang tersimpan di dalamnya tidak dapat diselamatkan, otoritas terkait memastikan bahwa tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Hal tersebut dikarenakan bengkel dalam keadaan kosong dan terkunci saat api mulai menjalar.
Pasukan pemadam kebakaran dilaporkan telah kembali dan tiba di Posko Induk Damkar dalam kondisi aman pada pukul 08.32 WIB.
Atas insiden ini, pihak berwenang mengimbau kepada seluruh pelaku usaha, pemilik ruko, serta masyarakat luas untuk selalu melakukan pengecekan dan pemeliharaan instalasi listrik secara berkala guna mengantisipasi bahaya kebakaran serupa di masa mendatang.












