Kapolres Rembang AKBP M. Faisal Pratama Berkunjung Ke Praktisi Pengobat Asmaul Husna di Desa Maguan Kecamatan Kaliori. (Lp3tv/Admin)
REMBANG, LP3tv.com – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Rembang, AKBP Mohammad Faizal Pratama, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Sejak resmi menjabat sebagai Kapolres Rembang pada 30 Januari 2026 menggantikan AKBP Dhanang Bagus Anggoro, alumni Akademi Kepolisian ini dikenal konsisten melakukan peninjauan dan komunikasi langsung di lapangan.
Setelah sebelumnya aktif melakukan kunjungan ke berbagai pondok pesantren guna mempererat silaturahmi antara institusi Polri dan para ulama, kini giliran tokoh masyarakat serta praktisi pengobatan yang disambangi.
Pada Senin (1/6/2026), Kapolres Rembang melaksanakan kunjungan ke kediaman Mas Pri, seorang praktisi pengobatan alternatif Asmaul Husna yang berlokasi di Desa Maguan, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang.
Kunjungan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut berjalan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Pertemuan ini diisi dengan dialog mengenai berbagai isu, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga pentingnya membangun kedekatan emosional antara aparat kepolisian dan warga.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Mohammad Faizal Pratama secara khusus memohon doa restu kepada Mas Pri demi kelancaran tugas-tugas kepolisian di wilayah hukum Rembang.
“Mohon doanya agar kami selalu diberikan kelancaran, kebijaksanaan, serta kekuatan dalam mengemban amanah tugas di Kabupaten Rembang ini,” ujar AKBP Faizal.
Selaku tuan rumah, Mas Pri menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerendahan hati dan sikap inklusif yang ditunjukkan oleh Kapolres Rembang.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan AKBP Faizal, Polres Rembang dapat semakin profesional dan responsif dalam menangani setiap aduan maupun laporan masyarakat.
Menurut Mas Pri, gaya komunikasi Kapolres yang egaliter membawa dampak positif bagi hubungan Polri dengan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kami berharap citra polisi di hadapan masyarakat tidak lagi menjadi hal yang menakutkan. Dari sisi Pak Faizal sendiri, kami melihat beliau sangat terbuka saat berdiskusi dan tidak membatasi diri. Sikap ramah dan terbuka seperti inilah yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat ini,” kata Mas Pri.
Di samping ketegasannya sebagai perwira menengah Polri, AKBP Faizal memiliki kebiasaan personal yang mendalam setiap kali bertugas di wilayah baru, yakni menyempatkan diri untuk menunaikan ibadah di masjid tertua di daerah tersebut.
Bagi beliau, hal ini merupakan bentuk refleksi spiritual sekaligus penghormatan terhadap nilai sejarah lokal.
“Hal itu saya lakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas amanah ditugaskan di daerah baru. Saya selalu berharap ada pelajaran kebaikan dan nilai-nilai historis yang bisa diambil dari daerah tersebut untuk diterapkan dalam tugas sehari-hari,” terangnya.
Dalam dialog tersebut, Kapolres juga sempat berbagi pengalaman mengenai perjalanan kariernya di Korps Bhayangkara. Ia menyebutkan bahwa sepanjang masa pengabdiannya, Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi wilayah tugas terlama yang pernah ia jalani, yakni selama 10 tahun, sebelum akhirnya mendapatkan amanah daerah-daerah lain dan memimpin Polres Rembang.
Mengakhiri pertemuan tersebut, Mas Pri berharap teladan kepemimpinan yang ditunjukkan oleh AKBP Mohammad Faizal Pratama dapat menjadi inspirasi bagi jajaran kepolisian lainnya dalam mengayomi dan merangkul masyarakat dengan ketulusan.












