Foto: Polres Rembang memberikan santunan kepada puluhan anak yatim-piatu.(Lp3tv/Admin)
REMBANG, Lp3tv.com – Memasuki usia delapan dekade, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kian meneguhkan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Momentum spesial Hari Bhayangkara ke-80 ini diwarnai dengan aksi nyata yang menyentuh langsung akar rumput.
Polres Rembang bersama RS Bhayangkara menggandeng Pondok Pesantren LP3IA Al-Quran Narukan menggelar aksi kolaboratif berskala besar: Bakti Religi, Bakti Kesehatan, dan Bakti Sosial. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan pesantren tersebut mendapat sambutan luar biasa hangat dari ratusan warga, santri, serta tokoh masyarakat setempat.

Wujud Nyata “Polri Untuk Masyarakat”
Sesuai dengan tema besar Hari Bhayangkara ke-80, yakni “Polri Untuk Masyarakat,” aksi ini tidak sekadar menjadi perayaan seremonial
Di lokasi acara, masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis secara gratis yang digawangi langsung oleh tim medis RS Bhayangkara.
Tidak hanya kesehatan fisik yang diperhatikan, paket sembako juga dibagikan untuk meringankan beban ekonomi warga. Suasana kian khidmat dan menyentuh saat jajaran Polres Rembang memberikan santunan kepada puluhan anak yatim-piatu.

Pengasuh Pondok Pesantren LP3IA Al-Quran Narukan, yang diwakili oleh KH Zaimul Umam Nursalim (akrab disapa Gus Umam), menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas inisiatif humanis dari Polres Rembang dan RS Bhayangkara.
“Di usia yang ke-80 tahun, Kepolisian Republik Indonesia terus menunjukkan pengabdian yang luar biasa. Tanpa mengenal lelah, Polri tetap setia menjalankan tugas, menjaga keamanan, dan melayani masyarakat dengan penuh dedikasi. Delapan puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat, tetapi menjadi bukti bahwa Polri selalu hadir di tengah rakyat,” ujar Gus Umam.

Gus Umam menambahkan bahwa kolaborasi antara umara (pemerintah/Polri), tenaga medis, dan ulama (pesantren) adalah kunci utama kemaslahatan umat.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Kegiatan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Semoga sinergi antara Polri, lembaga kesehatan, dan pesantren ini terus terjalin erat demi kemaslahatan umat,” tambahnya.
Rangkaian bakti sosial dan kesehatan ini merupakan bagian dari maraton kegiatan menjelang upacara puncak Hari Bhayangkara ke-80. Melalui momentum ini, Polres Rembang ingin mengirimkan pesan kuat: Polri bukan sekadar institusi penegak hukum yang kaku, melainkan sahabat dekat tempat masyarakat bersandar.

Kehadiran polres, rumah sakit, dan pesantren dalam satu panggung pengabdian menjadi bukti runtuhnya sekat-sekat formalitas, digantikan oleh semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang nyata.












