Kebakaran Warung di depan pabrik PT. Parkland World Indonesia (PWI), Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang. (Lp3tv/Admin)
REMBANG, Lp3tv.com – Kebakaran hebat melanda kawasan padat kuliner di Jalan Raya Rembang – Pamotan KM. 5, tepatnya di depan pabrik PT. Parkland World Indonesia (PWI), Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang, pada Senin (22/6/2026) sore. Sebanyak tiga warung makan hangus dilalap si jago merah dalam insiden tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Kabupaten Rembang, Erwin Radyan, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan musibah tersebut dari seorang warga bernama Faiz pada pukul 16.47 WIB.
“Begitu menerima laporan dari warga bernama Faiz, tim piket langsung bergerak cepat dalam waktu tiga menit. Armada kami berangkat pukul 16.50 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.58 WIB,” ujar Erwin Radyan memberikan keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).
Guna menjinakkan api, BPBD Bidang Damkar Rembang mengerahkan kekuatan penuh dengan menerjunkan 1 unit mobil pemadam (brandweer) dan 1 unit mobil tangki penyuplai air (water supply).
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen situasi dan mengambil tindakan taktis. Erwin menjelaskan bahwa fokus utama petugas saat itu adalah melakukan isolasi area agar kebakaran tidak meluas ke bangunan sekitar, mengingat area tersebut merupakan kawasan padat warung.

“Prioritas kami adalah melakukan isolasi perambatan api karena lokasinya sangat padat warung. Setelah melokalisasi titik api, petugas langsung melakukan pemadaman secara intensif, dilanjutkan dengan proses pendinginan serta overhaul selama 10 menit untuk memastikan benar-benar tidak ada bara api yang tersisa,” jelas Erwin.
Berkat kesigapan petugas gabungan dari Damkar, PLN, Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR), serta bantuan warga setempat, kebakaran akhirnya berhasil dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 17.32 WIB. Seluruh proses pemadaman berjalan lancar tanpa ada kendala di lapangan.
Berdasarkan hasil investigasi sementara di lapangan, kebakaran ini diduga kuat terjadi akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada salah satu bangunan warung. Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka (NIHIL).
Kendati demikian, kerugian materiil yang dialami oleh para pemilik warung ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Berikut adalah rincian kerugian dari ketiga pemilik warung yang terdampak.
Warung 1 (Milik Ibu Tun asal Waru): Mengalami kerugian sebesar Rp 5.000.000.
Warung 2 (Milik Ibu Ayu asal Jambangan): Mengalami kerugian terbesar senilai Rp 30.000.000.
Warung 3 (Milik Bapak Sodikin asal Sulang): Mengalami kerugian sebesar Rp 2.000.000.
“Total kerugian materiil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 37.000.000, Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemilik usaha, untuk selalu mengecek kembali instalasi listrik secara berkala guna mengantisipasi kejadian serupa,” pungkas Erwin.
Setelah situasi dipastikan aman terkendali, tim pemadam kebakaran beserta armada dilaporkan tiba kembali di posko utama pada pukul 17.43 WIB.












