Teror Monyet Liar di Desa Langgar Salah Satu Warga di Larikan Ke Rsud. R. Soetrasno Rembang.

Korban Teror Monyet Liar di Desa Langgar.(Lp3tv/Admin).

REMBANG, Lp3tv. Com – Suasana tenang di Desa Langgar, Kecamatan Sluke, mendadak berubah menjadi mencekam. Seorang warga bernama Wawan harus dilarikan ke RSUD dr. R. Soetrasno setelah menjadi korban keganasan serangan monyet liar yang membabi buta.

Tak tanggung-tanggung, korban menderita luka robek parah yang memaksa tim medis mendaratkan puluhan jahitan pada lengannya.

Peristiwa tragis ini terjadi di area pemukiman warga secara tiba-tiba. Wawan menceritakan bahwa saat kejadian, ia sedang berada di lingkungan sekitar rumahnya.

Tanpa ada peringatan maupun provokasi, seekor monyet liar langsung menerjang dan mengunci lengannya dengan gigitan yang sangat kuat.

“Monyet liar di daerah saya memang masih banyak, Mas. Tapi tadi tiba-tiba di depan rumah langsung menyerang saya,” ungkap Wawan dengan nada masih trauma.

Meski keberadaan primata di wilayah Sluke adalah hal biasa, serangan agresif hingga melukai manusia secara serius seperti ini sangat jarang terjadi dan mengejutkan warga setempat.

Kondisi luka Wawan tergolong sangat serius. Gigitan monyet tersebut merusak jaringan kulit hingga otot secara mendalam. Di RSUD dr. R. Soetrasno, tim medis bergerak cepat melakukan tindakan darurat.

Selain fokus pada penjahitan jaringan yang rusak, pihak rumah sakit juga melakukan langkah antisipasi terhadap risiko infeksi rabies dan bakteri berbahaya yang biasa bersarang di air liur hewan liar.

Khawatir akan adanya korban tambahan, rekan-rekan korban segera bertindak cepat memburu primata tersebut. Setelah upaya pengejaran, monyet agresif itu akhirnya berhasil ditangkap dan kini diamankan dalam kondisi dirantai.

Warga Sluke Dihantui Was-Was
Meski satu “aktor” penyerangan telah tertangkap, rasa cemas belum sepenuhnya hilang. Populasi monyet liar di Kecamatan Sluke yang cukup besar membuat warga merasa terancam akan adanya kejadian serupa di masa depan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat primata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *