Daerah  

Hindari Motor di Jalan Berlubang, Truk Muatan Tebu Terguling di Krikilan Rembang

Foto: Truk Muatan Tebu Terguling di Dusun Jambu Desa Krikilan Kecamatan Sumber (Lp3tv/Admin)

REMBANG, Lp3tv.com – Kondisi infrastruktur jalan yang rusak kembali memicu kecelakaan lalu lintas. Sebuah truk bermuatan tebu dengan nomor polisi K 9561 HP terguling di Dusun Jambu, Desa Krikilan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang pada Minggu (19/7/2026). Kecelakaan tunggal ini terjadi akibat sang sopir berusaha menghindari pengendara sepeda motor tepat di titik jalan yang berlubang parah.

Peristiwa tersebut terjadi tepat di area pertigaan jalan yang menjadi jalur penghubung strategis antara Dusun Pandansili (Desa Logede), Dusun Jambu, dan Desa Ronggo.



Truk tersebut dikemudikan oleh Zuhri, seorang warga asal Desa Sumberagung Kecamatan jaken. Menurut penuturannya, kecelakaan bermula saat ia melaju dan melihat sebuah sepeda motor datang dari arah Selatan sedangkan truk dari arah timur dan sama-sama menuju arah utara.

“Tadi ada pengendara sepeda motor dari arah selatan, dari Desa Ronggo menuju ke Desa Krikilan. Saat kami ingin memberi jalan untuk pengendara sepeda motor tersebut, gas saya kurangi. Namun, pas berada di jalan yang berlubang, tiba-tiba truk langsung terguling,” ungkap Zuhri saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Minggu (19/7/2026).

Diduga karena beban muatan tebu yang berat ditambah posisi jalan naik ban yang masuk ke lubang jalan saat kecepatan melambat, keseimbangan truk menjadi goyah hingga akhirnya roboh ke sisi jalan. Muatan tebu yang dibawa pun sempat tercecer di sekitar lokasi kejadian.



Kendati truk mengalami kecelakaan di pertigaan penghubung antar-desa tersebut, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sopir truk, Zuhri, dilaporkan selamat tanpa luka.

Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut masih dalam proses pendataan dan belum dapat diketahui secara pasti.

Warga setempat berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan di jalur penghubung antar-desa ini, mengingat kondisinya yang berlubang kerap membahayakan para pengguna jalan, terlebih bagi kendaraan bertonase besar seperti truk muatan hasil bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *