Undip Rembang Masuk Tahap Dua: Siap Jadi ‘Tembalang’ Baru!

​Foto: Bupati Rembang, Harno, menyambut antusias kelanjutan proyek Undip tahap dua. (Lp3tv/doc.Pemkab)

REMBANG – Wajah pendidikan dan ekonomi di Rembang diprediksi bakal berubah drastis. Komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang untuk memajukan pendidikan tinggi kembali dibuktikan lewat peletakan batu pertama pembangunan tahap dua PSDKU Universitas Diponegoro (Undip) di kawasan utara GOR Mbesi, Desa Turusgede, baru-baru ini.

​Langkah ini bukan sekadar membangun gedung, melainkan membangun masa depan ekonomi masyarakat.

​Bupati Rembang, Harno, menyambut antusias kelanjutan proyek ini. Ia membayangkan kampus ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru yang menyerupai kawasan Tembalang di Semarang.

​“Kalau Undip di sini besar, ekonomi otomatis ikut tumbuh. Kos-kosan, rumah makan, dan usaha kreatif lainnya akan menjamur mengikuti geliat mahasiswa,” ujar Harno.

​Meski memiliki keterbatasan APBD, Harno menegaskan bahwa Pemkab siap memberikan dukungan maksimal selama program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

​Menepis keraguan publik, Rektor Undip, Suharnomo, menegaskan bahwa PSDKU Rembang memiliki standar akademik, dosen, dan sistem evaluasi yang sama persis dengan kampus pusat di Semarang.

​”PSDKU Rembang bukan kampus kelas dua. Kami membangun ini secara serius dan bermartabat,” tegasnya.

​Beberapa poin penting dari komitmen Undip antara lain:

  • SDM Lokal Berkualitas: Banyak posisi strategis di Undip (seperti Dekan Fakultas Teknik, Peternakan, dan Sekolah Vokasi) dijabat oleh putra asli Rembang.
  • Solusi IPM: Kehadiran kampus ini ditargetkan mampu mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Rembang yang saat ini masih perlu dipacu.
  • Program Inovatif: Muncul usulan program “Satu Desa Satu Sarjana” sebagai kolaborasi antara Pemkab, DPRD, dan kampus untuk memastikan warga lokal bisa kuliah di sana.

​Suharnomo mengingatkan bahwa cita-cita menjadikan Rembang pusat pendidikan tidak bisa dilakukan sendirian. Perlu ada sinergi konkret antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

​Dengan dimulainya pembangunan tahap dua ini, harapan agar Rembang memiliki pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus pendidikan tinggi yang disegani kian mendekati kenyataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *