Foto: Grand Final Pemilihan Pemuda Pelopor kabupaten Rembang 2026 di Sanggar Budaya komplek Museum RA Kartini, Selasa (26/5/2026) (LP3tv/Admin)
REMBANG, Lp3tv. Com – Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang sukses menyelenggarakan Grand Final Pemilihan Pemuda Pelopor Kabupaten Rembang Tahun 2026. Agenda tahunan yang berlangsung di Sanggar Budaya, Kompleks Museum RA Kartini pada Selasa (26/5/2026) tersebut, resmi menetapkan lima pemuda terbaik sebagai Pemuda Pelopor “Kota Garam” di bidangnya masing-masing.
Kelima finalis berhasil meraih nilai tertinggi dari Dewan Juri setelah melalui tahapan presentasi program kerja, uji gagasan, serta sesi tanya jawab yang ketat.
Berdasarkan keputusan Dewan Juri, berikut adalah profil lima Pemuda Pelopor Kabupaten Rembang tahun 2026.
Bidang Lingkungan: M. Ali Imron (27 tahun)
Pemuda asal Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang. Ia dinobatkan atas dedikasi dan konsistensinya dalam melestarikan ekosistem kawasan pesisir pantai di wilayah setempat.
Bidang Kewirausahaan: Ade Kemilia Ulfah (29 tahun)
Dikenal sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha kreatif buket bunga dan produk gift inovatif.
Bidang Sosial Kemasyarakatan: Habibatun Nafisah (25 tahun)
Aktif dalam bidang keagamaan dan pendidikan karakter melalui perannya membentuk generasi Islami di LPI Darul Anwar Al-Hamid.
Bidang Seni dan Budaya: Putri Agustiani (25 tahun)
Dinilai sukses menggerakkan potensi pemuda dalam melestarikan seni budaya lokal guna mendukung keberlanjutan Desa Wisata.
Bidang Ekonomi Digital: Aminudin Fauzi Nur Muhammad (25 tahun)
Pencipta inovasi layanan transportasi lokal dan jasa bantu digital bertajuk “SALEWAY” yang berfokus pada pemberdayaan UMKM pedesaan.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah platform “SALEWAY” yang diinisiasi oleh Aminudin Fauzi Nur Muhammad di Kecamatan Sale. Platform berbasis digital ini lahir sebagai solusi atas keterbatasan jangkauan layanan transportasi daring nasional di wilayah pelosok.
“Inovasi ini berawal dari keresahan saya pribadi, karena wilayah Sale selama ini tidak terjangkau oleh ojek online skala nasional seperti Grab atau Gojek. Melalui SALEWAY, kami berupaya membantu mempromosikan produk UMKM sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda desa,” ujar Aminudin.
Ia mengisahkan, rintisan usaha ini sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2020 dengan memanfaatkan fitur komunikasi sederhana seperti Facebook dan WhatsApp.
Setelah melakukan evaluasi pasar, Aminudin melakukan langkah strategis berupa pembaruan merek (rebranding) pada tahun 2025 guna memperluas jangkauan layanan.
Saat ini, SALEWAY telah mengonsolidasikan 15 mitra aktif yang terdiri dari 10 mitra resmi serta 5 mitra non-resmi yang siap melayani kebutuhan logistik dan transportasi masyarakat kapan saja.
Melalui momentum Pemilihan Pemuda Pelopor ini, Pemerintah Kabupaten Rembang berharap capaian kelima pemuda tersebut dapat menjadi stimulus dan role model bagi generasi muda lainnya untuk terus melahirkan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat daerah.
Perjalanan para pelopor ini diproyeksikan akan berlanjut ke pengiriman delegasi di tingkat yang lebih tinggi.
Lima Pemuda Inspiratif Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor Kabupaten Rembang 2026












