REMBANG, Lp3tv.com – Akses jalan penghubung Desa Mojorembun menuju Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, berada dalam kondisi rusak berat. Lubang jalan dengan kedalaman mencapai 10 hingga 15 centimeter tersebar di beberapa titik lokasi, sehingga membahayakan para pengguna jalan yang melintas.
Kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut kerap memicu kecelakaan dan menelan korban luka. Jalur ini merupakan akses vital masyarakat sekitar yang memegang peranan penting untuk mobilitas harian serta perekonomian warga setempat.
Warga Desa Maguan, Yanto, menyampaikan harapan besar agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang dapat segera mengalokasikan anggaran perbaikan yang nyata pada APBD Perubahan mendatang. Pihaknya meminta dinas terkait tidak menunda perbaikan hingga timbul lebih banyak korban.

“Kami harap segera memprioritaskan jalan tersebut sebab jalan ramai dan banyak dilalui anak-anak sekolah,” ujar Yanto saat ditemui di lokasi.
Sebelumnya, masyarakat sekitar telah berupaya melakukan pengurukan jalan secara mandiri dan swadaya untuk mengurangi risiko kecelakaan. Namun, upaya darurat tersebut tidak bertahan lama karena material urukan kembali terkikis, sehingga lubang-lubang besar kembali menganga.
Aspirasi serta keluhan mengenai kerusakan infrastruktur ini dikabarkan telah disampaikan langsung kepada Bupati Rembang dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Rembang.

Warga berharap langkah penanganan konkret dapat segera direalisasikan tanpa harus menunggu penanganan yang baru bergerak setelah keluhan tersebut viral di media sosial.












