Komitmen LP3 Kabupaten Rembang Salurkan Ribuan Liter Air Bersih di Berbagai Kecamatan

​Rembang, LP3tv.com – Lembaga Pemantau Pelayanan Informasi Publik (LP3) Kabupaten Rembang kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan pada Minggu (11/10/2026).

​Pada aksi kemanusiaan kali ini, penyaluran difokuskan pada dua titik lokasi, yakni Desa Kepohagung di Kecamatan Pamotan dan Desa Kedung di Kecamatan Pancur.

Sebanyak dua armada tangki yang masing-masing berkapasitas 8.000 liter dikerahkan langsung ke pemukiman warga guna meringankan krisis air bersih yang kian meluas.

​Ketua LP3 Kabupaten Rembang, Sunardi, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk hadir dan memberikan dampak positif secara nyata di tengah masyarakat.

​”Tujuan saya pribadi maupun LP3 adalah agar keberadaan kami senantiasa membawa manfaat bagi sesama,” ujar Sunardi di sela-sela kegiatan dropping air.

​Bantuan tersebut disambut haru dan penuh rasa syukur oleh warga setempat.

Kusrianto, salah seorang warga Desa Kepohagung, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian LP3. Ia menuturkan bahwa desanya sudah kesulitan mendapatkan air bersih selama berbulan-bulan.

​”Sudah sekitar tiga bulan desa kami kekurangan air bersih. Terima kasih banyak, Pak, atas bantuan air bersihnya,” tutur Kusrianto tulus.

​Senada dengan Kusrianto, Munari, warga Desa Kedung, Kecamatan Pancur, juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.

Pasalnya, krisis air bersih di desanya sudah berlangsung lebih lama, yakni sekitar empat bulan.

Menurutnya, pasokan air bersih saban hari menjadi hal yang sangat krusial bagi keberlangsungan hidup warga.

​”Terima kasih banyak saya ucapkan kepada LP3 yang sudah berkenan membantu desa kami. Di sini, kalau terlambat sehari saja tidak ada bantuan air bersih, warga pasti sangat kebingungan,” ungkap Munari.

​Aksi tanggap darurat yang dilakukan oleh LP3 Kabupaten Rembang ini diharapkan dapat memberi sedikit napas lega bagi warga terdampak sembari menunggu kondisi kekeringan membaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *