Foto : Kapolres Rembang AKBP Muhammad Solikhin Fery dan Kajari Rembang Rully Mutiara menggelar diskusi “ngopi bareng” bersama ormas dan LSM FORRBES di Omah Pinggir untuk menjaga kondusivitas wilayah.(Lp3tv/Sholeh)
REMBANG, Lp3tv.com — Memperkuat ruang dialog dengan elemen masyarakat sipil menjadi langkah strategis yang diambil oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Rembang, AKBP Muhammad Solikhin Fery, dalam mengawali masa tugasnya. Langkah tersebut diwujudkan melalui forum diskusi santai berbasis kearifan lokal bertajuk “Ngopi Bareng” yang digelar di Omah Pinggir, Kabupaten Rembang, baru-baru ini.
Pertemuan informal tersebut diselenggarakan untuk menyelaraskan persepsi antara aparat penegak hukum dengan elemen organisasi kemasyarakatan (ormas) serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) setempat guna merawat kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hadir mendampingi Kapolres Rembang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rembang, Rully Mutiara, yang juga baru mengemban amanah di wilayah tersebut.
Sementara dari unsur masyarakat sipil, hadir puluhan perwakilan elemen yang tergabung dalam Forum Rakyat Rembang Bersatu (FORRBES), di antaranya Brandal Alif, Squad Nusantara, LIRA Rembang, LIGAS Rembang, LP3 Rembang, PMPR Rembang, LSM Harimau, hingga Bantuan Hukum Indonesia (BAI).
Dalam keterangannya, AKBP Muhammad Solikhin Fery menyampaikan bahwa pendekatan dialogis penting dilakukan sejak dini agar kepolisian dan masyarakat sipil memiliki frekuensi yang sama dalam merespons berbagai dinamika sosial di daerah.
“Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dan aspirasi dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Rembang agar tetap kondusif, sekaligus menjadi sarana silaturahmi. Kami memohon dukungan seluruh rekan-rekan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Rembang,” ujar Kapolres Rembang.
Sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen sipil ini mendapatkan sambutan positif dari para penggerak masyarakat di lapangan. Koordinator FORRBES, Arif Yulianto, menilai inisiatif keterbukaan ini sebagai fondasi penting untuk memperkuat komunikasi dua arah.
“Ini merupakan langkah awal yang baik untuk saling mengenal dan menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung keamanan wilayah. Kami mengapresiasi kerja keras jajaran kepolisian dan berharap kolaborasi lintas elemen ini terus berjalan konsisten ke depan,” tutur Arif.
Apresiasi senada disampaikan oleh Ketua Lembaga Pemantau Pelayanan Informasi Publik (LP3) Kabupaten Rembang, Sunardi. Ia menyambut baik keterbukaan jajaran Polres dan Kejaksaan Negeri Rembang yang telah menyediakan ruang komunikasi dan keterbukaan bagi Ormas serta LSM.
“Alhamdulillah, dengan dibukanya ruang diskusi ini, semoga dapat membawa Kabupaten Rembang menjadi lebih aman dan kondusif,” tutur Sunardi.
Melalui ruang komunikasi yang inklusif ini, Polres dan Kejari Rembang bersama elemen sipil berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban serta kondusivitas iklim sosial di wilayah Kabupaten Rembang secara berkelanjutan.












