Daerah  

Nelayan Asal Kragan Rembang Dilaporkan Hilang Terseret Arus Laut



Foto: Ilustrasi Nelayan Hilang di Laut Rembang (Lp3tv/Sholeh)

REMBANG, Lp3tv.com – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Seorang nelayan bernama Sokirin (58), warga Desa Pandangan Wetan RT 02 RW 01, Kecamatan Kragan, dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari perahunya dan hanyut terbawa arus laut yang kuat.

Berdasarkan keterangan dari seorang warga setempat, Nyoto Utomo, insiden tersebut diperkirakan terjadi pada Sabtu pagi sekira pukul 09.30 WIB. Saat kejadian, kondisi cuaca di perairan setempat dilaporkan kurang kondusif akibat adanya gelombang tinggi atau fenomena ombak timur.

“Korban awalnya bermaksud mengamankan sampan miliknya yang sedang bersandar di dermaga. Rencananya, perahu tersebut akan dipindahkan ke aliran sungai perbatasan antara Desa Pandangan Kulon dan Desa Sumur Tawang guna mengantisipasi terjangan ombak timur yang cukup kuat,” ujar Nyoto Utomo saat memberikan keterangan.

Kekhawatiran pihak keluarga dan warga sekitar mulai muncul lantaran korban tak kunjung kembali hingga siang hari. Dugaan bahwa korban mengalami kecelakaan laut semakin menguat setelah perahu miliknya ditemukan terombang-ambing tanpa awak.

“Sampan milik korban ditemukan oleh warga di wilayah perairan Pandangan, tepatnya di area belakang bangunan SMA setempat. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban sudah tidak berada di atas perahu. Berdasarkan indikasi di lapangan, korban diduga kuat terjatuh lalu hanyut terbawa arus,” lanjut Nyoto.

Hingga berita ini diterbitkan, keberadaan Sokirin masih belum ditemukan. Tim relawan, nelayan setempat, serta aparat keamanan terkait telah dikerahkan untuk melakukan penyisiran, mulai dari titik penemuan perahu hingga ke arah barat mengikuti arah pergerakan arus laut.

“Saat ini warga bersama tim gabungan masih terus mengupayakan pencarian di sepanjang pesisir maupun ke tengah laut. Kami berharap kondisi cuaca dapat membaik agar proses pencarian berjalan lancar dan korban dapat segera dievakuasi,” pungkasnya.

Sehubungan dengan peristiwa tersebut, masyarakat dan para nelayan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut. Mengingat dalam beberapa hari terakhir, fenomena ombak timur kerap terjadi secara mendadak dengan intensitas yang cukup tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *