Daerah  

Pedagang Kambing Pasar Hewan Rembang Resah Soal Rencana Relokasi, Dindagkop Berikan Klarifikasi

REMBANG, LP3tv.com – Para pedagang kambing di Pasar Hewan Kota Rembang diselimuti perasaan gelisah pada Minggu (18/10/2026). Keresahan ini dipicu oleh adanya rencana alih fungsi area pasar hewan yang biasa mereka gunakan untuk aktivitas jual beli ternak.

Area tersebut rencananya akan dijadikan lokasi tempat relokasi sementara bagi para pedagang Pasar Induk Kota Rembang, seiring dengan proyek pembangunan pasar induk yang dijadwalkan mulai berjalan pada akhir tahun 2027 mendatang.

Raut cemas tampak jelas di wajah para pedagang karena minimnya kepastian informasi. Sahal, salah seorang pedagang kambing asal Desa Tlogomojo, mengaku bingung lantaran hingga saat ini belum menerima pemberitahuan resmi mengenai lokasi baru untuk mereka berjualan.

“Pasare wes sepi, gak ono wong tuku, malah arep dipindah. Mboh kon pindah nek endi durung jelas,” (Pasarnya sudah sepi, tidak ada pembeli, malah mau dipindah. Entah mau dipindah ke mana belum jelas), keluh Sahal saat ditemui di lokasi.

Dinagkop Beri Klarifikasi dan Solusi
Menanggapi ketidakpastian serta keresahan yang dialami para pedagang, Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop dan UKM) Kabupaten Rembang, Heri Martono, memberikan klarifikasi resmi.

Heri menjelaskan bahwa aktivitas jual beli di pasar hewan yang berlokasi di Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang tersebut sebenarnya tidak akan dipindahkan keluar kawasan. Para pedagang tetap akan beraktivitas di dalam area pasar semula, namun dilakukan pemetaan ulang zona (zoning).

Menurut penjelasannya, pedagang kambing nantinya akan ditempatkan di sisi pojok selatan, tepatnya berdekatan dengan area kelenteng. Untuk mendukung kelancaran operasional dan mobilitas, pihak dinas juga berencana membongkar tembok pembatas guna membuka akses jalan baru bagi kendaraan pengangkut ternak.

“Iya mas, kemarin sudah kita petakan untuk zona kambing. Kan masih ada sisa lahan di sana, nanti kita tembuskan yang dekat pintu kelenteng. Temboknya akan kita bongkar untuk dibuatkan akses jalan sehingga memudahkan semuanya,” terang Heri saat dikonfirmasi melalui pesan suara.

Harapan Pedagang di Tengah Penataan Pasar
Penjelasan resmi dari pihak Dindagkop dan UKM Kabupaten Rembang ini diharapkan dapat menjawab kesimpangsiuran informasi yang beredar di lapangan serta meredakan kekhawatiran para pedagang.

Di tengah dinamika penataan dan relokasi pasar ini, para pedagang menggantungkan harapan besar agar pemerintah daerah tak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kondisi perekonomian pedagang. Mereka berharap harga komoditas kambing di pasaran dapat segera kembali stabil dan geliat transaksi jual beli kembali membaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *