Rembang, LP3tv.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Rakyat Rembang Bersatu (FORBES) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Rembang pada Senin (28/9/2026). Aksi gabungan dari 13 Ormas/LSM se-Kabupaten Rembang ini membawa deretan tuntutan tegas kepada DPRD, Kejaksaan Negeri, dan Polres Rembang.
FORBES melayangkan sejumlah tuntutan utama kepada tiga lembaga terkait.
1.Tuntutan untuk DPRD Kabupaten Rembang Mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran regulasi, bypass dokumen, dan prosedur yang melatarbelakangi penundaan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) hingga tahun 2027.
Dugaan Pemalsuan Dokumen KUA-PPAS APBD: Mendesak Inspektorat Kabupaten Rembang mengusut aktor intelektual yang diduga memalsukan, memaksakan, atau memanipulasi paraf/tanda tangan verifikasi tanpa prosedur resmi.
2.Tuntutan untuk Kejaksaan Negeri Rembang
Penuntasan skandal TPP Dindikpora senilai Rp2 miliar.
Penegakan hukum secara profesional, independen, serta transparan melalui kejelasan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).
3.Tuntutan untuk Polres Rembang
Percepatan tindak lanjut aduan masyarakat yang dinilai stagnan, serta kepastian status dan perkembangan penanganan perkara sesuai aturan yang berlaku.
Aksi sempat diwarnai ketegangan saat massa berupaya menerobos pintu gerbang Gedung DPRD. Namun, situasi berhasil diredam oleh para koordinator lapangan hingga keadaan kembali kondusif.
Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Rembang, Abdul Rouf, mengonfirmasi telah menerima perwakilan massa dan menyepakati langkah tindak lanjut.
“Saya sudah menerima dan memahami aspirasi panjenengan. Tadi sudah ada lima orang perwakilan dari FORBES dan disepakati akan diadakan audiensi untuk menyelesaikan masalah ini secara gamblang. Kami berjanji akan mengundang semua pihak yang terlibat,” tegas Rouf.
Ketua LP3 Sunardi, yang turut tergabung dalam FORBES, menyambut baik respons lembaga legislatif dan kepolisian tersebut. Pihaknya bersama teman-teman yang tergabung dalam FORBES akan segera mengirimkan surat resmi guna menjadwalkan audiensi lanjutan.
Di akhir aksi, Kapolres Rembang AKBP Muhammad Solikhin Fery, S.I.K., M.Si. mengimbau seluruh massa untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing secara tertib.












