Foto: Tangkapan pantai karang jahe dari drone (Lp3tv/Admin)
REMBANG, Lp3tv.com – Kabupaten Rembang sukses mencatatkan prestasi gemilang pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kota penghasil batik tulis Lasem ini berhasil menembus peringkat empat besar daerah dengan kunjungan wisatawan terbanyak di Jawa Tengah, bahkan melampaui Kota Surakarta (Solo).
Berdasarkan data terbaru, sepanjang libur Nataru, sebanyak 334.271 wisatawan menyerbu berbagai destinasi di Rembang. Angka ini membawa Rembang melesat ke posisi elit, membayangi Kota Semarang, Klaten, dan Demak.
Garis pantai sepanjang 64 kilometer ternyata menjadi daya tarik yang tak terbendung. Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo masih memegang mahkota sebagai destinasi favorit. Sebanyak 111.171 orang tumpah ruah di pantai yang terletak di pinggir jalur Pantura ini.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Mutaqin, mengungkapkan bahwa secara skala provinsi, Pantai Karangjahe masuk dalam 10 besar destinasi paling diminati dari total 1.154 obyek wisata di Jawa Tengah.
“Tahun 2024 kita berada di posisi enam, sekarang di 2025 kita naik ke posisi empat besar se-Jateng. Untuk Pantai Karangjahe, meski secara peringkat turun tipis ke urutan sembilan, namun jumlah pengunjungnya naik drastis dari 87 ribu menjadi 111 ribu lebih,” ujar Mutaqin saat ditemui di kantornya, Selasa (6/1/2026).
Lonjakan wisatawan ini bukan tanpa alasan. Mutaqin menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, muncul titik-titik wisata baru yang segar dan langsung mencuri perhatian publik, di antaranya:Pantai Indah Layur,Pantai Dasun,Bukit Panggang,Spot View Laut di area parkir Pasujudan Sunan Bonang.
Selain itu, durasi libur Nataru yang lebih panjang dibanding tahun sebelumnya turut memberikan dampak signifikan pada perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Kota Semarang: 677.982 wisatawan
Kabupaten Klaten: 562.906 wisatawan
Kabupaten Demak: 523.525 wisatawan
Kabupaten Rembang: 334.271 wisatawan
Kota Surakarta: 300.751 wisatawan
Menariknya, Pantai Karangjahe bersaing ketat dengan ikon wisata dunia seperti Candi Borobudur dan Dieng. Berikut posisinya:
(1) Kota Lama Semarang, (2) Masjid Agung Demak, (3) Makam Sunan Kalijaga, (4) Candi Prambanan, (5) Masjid Zayed Solo, (6) Candi Borobudur, (7) Kawasan Dieng, (8) Owabong, (9) Pantai Karangjahe Rembang, (10) Lawang Sewu.
Secara keseluruhan, jumlah wisatawan yang masuk ke Rembang sepanjang tahun 2025 mencapai 2.843.807 orang. Angka ini naik sekitar 5,15 persen dibandingkan tahun 2024.
Pertumbuhan ini membuktikan bahwa Rembang kini bukan lagi sekadar kota transit, melainkan destinasi tujuan utama di gerbang timur Jawa Tengah yang mampu menggerakkan ekonomi riil masyarakat melalui sektor pariwisata.












