Foto: Saluran irigasi dari Dusun Pentil menuju Dusun Ngumpleng (Lp3tv/Admin)
REMBANG – Mondes.co.id | Harapan warga Desa Gunungsari untuk melihat sawah mereka kembali teraliri air mulai menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memberikan sinyal hijau untuk melakukan percepatan penanganan saluran irigasi yang selama ini dikeluhkan mengalami pendangkalan parah.
Kabar baik ini muncul dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) baru-baru ini. Pemkab menegaskan bahwa jika penanganan yang dibutuhkan hanya berupa normalisasi atau pengerukan, maka realisasi di lapangan bisa dilakukan jauh lebih cepat tanpa harus menunggu prosedur panjang pembangunan konstruksi baru.
Sudah cukup lama para petani di Dukuhan Pendem dan Ngumpleng gigit jari. Saluran irigasi yang menjadi urat nadi pertanian di sana tak lagi berfungsi optimal. Perwakilan BPD Gunungsari, Suntoyo, mengungkapkan bahwa air kini hanya mampu menjangkau Dukuhan Mula. Akibatnya, petani di wilayah lain terpaksa bergantung sepenuhnya pada air hujan (tadah hujan).
”Kami tidak minta pembangunan yang muluk-muluk. Minimal dilakukan normalisasi supaya air bisa mengalir sampai Ngumpleng, bahkan ke Waru. Yang penting fungsinya kembali,” harap Suntoyo.
Menanggapi jeritan hati para petani, Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies), menyatakan kesiapannya untuk bergerak taktis. Beliau menekankan bahwa pemerintah sangat terbuka terhadap percepatan selama kebutuhan teknisnya jelas.
“Jika penanganannya cukup dengan pengerukan, insyaallah bisa lebih cepat kita realisasikan. Kami siap menindaklanjuti secara konkret dan terukur,” tegas Gus Hanies.
Namun, untuk memastikan langkah ini berjalan sesuai aturan dan akuntabel, Gus Hanies meminta pemerintah desa segera mengirimkan nota dinas resmi melalui Camat. Dokumen ini akan menjadi “kunci” bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) serta Dinas Pertanian dan Pangan untuk langsung terjun ke lapangan.
Langkah ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur biasa. Pemkab Rembang memandang pemulihan irigasi di Gunungsari sebagai bagian dari strategi besar untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian warga sehingga menjamin stabilitas produksi pangan daerah guna mendongkrak kesejahteraan ekonomi petani di pedesaan.
Begitu nota dinas diterima dan hasil peninjauan menunjukkan kondisi mendesak, mesin alat berat siap dikerahkan untuk mengembalikan kejayaan sawah-sawah di Gunungsari.












