Foto: Pertandingan bola PSIR melawan Persiharjo minggu (18/1/2026) sore (Lp3tv/Admin).
REMBANG, Lp3tv.Com – Stadion Krida Rembang menjadi saksi bisu keberhasilan PSIR Rembang dalam mengamankan posisi puncak klasemen sementara Grup A Liga 4 Jawa Tengah. Bertanding di hadapan pendukung sendiri pada Minggu (18/1) sore, tim berjuluk Laskar Dampo Awang sukses menundukkan rival terkuatnya, Persiharjo Sukoharjo, dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan krusial ini membuat PSIR Rembang kini mengoleksi 12 poin, sekaligus menggeser Persiharjo dari posisi teratas yang kini tertinggal selisih dua poin.
Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Rembang, Harno. Dalam keterangannya usai laga, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pemain dan staf kepelatihan atas dedikasi mereka di lapangan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain yang sudah mengeluarkan seluruh tenaga dan bermain dengan sangat baik. Terima kasih juga kepada para suporter yang telah menjaga jalannya pertandingan dengan tertib dan kondusif,” ujar Harno saat ditemui di tribun kehormatan.
Bupati juga menyoroti perubahan positif dalam internal tim. Menurutnya, penunjukan pelatih baru telah membawa transformasi signifikan, baik dari segi taktik maupun mentalitas bertanding.
“Dengan adanya pelatih baru, tentu ada suasana dan motivasi baru bagi tim. Pengaruhnya terlihat cukup baik dan semoga ke depan PSIR bisa terus menjaga performa konsisten ini,” tambahnya.
Kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi kedua tim. Guyuran hujan sebelum laga membuat drainase dan rumput Stadion Krida bekerja ekstra keras, yang berdampak pada beratnya aliran bola.
Pada babak pertama, intensitas duel fisik sangat dominan. PSIR nyaris memecah kebuntuan melalui aksi kapten tim, Tri Handoko.
Meski berhasil lolos dari jebakan offside dan kawalan ketat bek lawan, sepakan sang kapten masih menyamping tipis di sisi gawang Persiharjo. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, PSIR mengubah strategi dengan bermain lebih agresif. Menyadari kondisi lapangan yang sulit untuk permainan kaki ke kaki, Laskar Dampo Awang mulai mengandalkan skema umpan panjang (long ball) untuk membongkar pertahanan disiplin tim tamu.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-62. Berawal dari skema bola mati, eksekusi tendangan bebas Tri Handoko menghantam tiang gawang.
Bola rebound tersebut kemudian disambut dengan tenang oleh Muhammad Ubaid menggunakan dada, yang mengarahkan bola tepat ke dalam gawang Persiharjo. Gol tunggal ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Di balik euforia kemenangan, kondisi lapangan Stadion Krida yang terdampak musim hujan tak luput dari perhatian pemerintah daerah. Bupati Harno mengakui bahwa kualitas rumput menurun akibat beban pertandingan saat cuaca ekstrem.
“Masalah rumput, posisinya memang sedang musim hujan. Karena dipakai bertanding saat hujan, kondisinya jadi seperti itu. Tentu ini menjadi bahan pemikiran dan bahan evaluasi kita ke depannya untuk perbaikan infrastruktur olahraga,” pungkas Bupati.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSIR Rembang untuk menatap laga selanjutnya, sekaligus memperbesar peluang mereka untuk lolos ke fase berikutnya dalam kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim ini.
