Foto:Akses jalan Desa Purworejo hinga Desa Bannggi(Lp3tv/Admin)
Rembang, Lp3tv.Com – Keluhan masyarakat terkait rusaknya akses jalan penghubung antara Desa Purworejo hingga Desa Banggi akhirnya mendapat angin segar. Perbaikan ruas jalan tersebut resmi menjadi salah satu usulan “puncak” dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kaliori yang digelar di Kantor Kecamatan Kaliori,Baru-baru ini.
Kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan dinilai menjadi penghambat utama mobilitas warga dan roda ekonomi di wilayah tersebut, sehingga penanganan berkelanjutan kini tidak bisa lagi ditunda.
Kepala Desa Babadan, Lastari, menjadi penyambung lidah masyarakat yang meminta agar pemerintah tidak setengah-setengah dalam melakukan pembangunan. Ia menyoroti titik-titik kerusakan ekstrem, terutama di ruas Purworejo–Karangsekar yang saat ini sulit dilalui dengan nyaman.
“Saya mengusulkan pembangunan jalan menyeluruh dari Purworejo sampai Banggi. Kondisinya rusak parah, terutama titik Purworejo ke Karangsekar. Kalau dari sawah Babadan sampai Banggi, nek resik rodo-rodo pantes lah (kalau bersih agak pantas dilihat). Mohon ini jadi prioritas,” pinta Lastari dengan logat khasnya.
Menanggapi urgensi tersebut, Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, menegaskan bahwa Pemkab Rembang tidak tinggal diam. Gus Hanies—sapaan akrabnya—mengakui telah memahami betul titik-titik kerusakan yang dikeluhkan warga karena jalur tersebut merupakan akses penting.
“Kita akan tangani. Jika kemampuan fiskal daerah belum mencukupi untuk sekaligus, insyaallah kita lakukan secara bertahap. Saya tahu betul kondisinya di lapangan,” tegas Wabup di depan para peserta Musrenbangcam.
Tak hanya mengandalkan perencanaan di tingkat eksekutif, Wabup juga mengirimkan sinyal kuat kepada para anggota legislatif untuk ikut mengawal anggaran proyek ini. Ia berharap adanya sinergi agar aspirasi warga Kaliori ini memiliki payung anggaran yang kuat.
“Nanti mohon keberpihakan juga di Badan Anggaran, kawan-kawan DPRD,” tandasnya.
Langkah ini mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang untuk terus mengejar pemerataan pembangunan infrastruktur dasar. Dengan jalan yang layak, diharapkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok kecamatan dapat meningkat secara signifikan.












