Musim Hujan Tiba, Pedagang Minuman Dingin di Pati Omzet Anjlok hingga 50 Persen

Foto: Pedagang es di Desa Trolu Kecamatan Batangan (Lp3tv/admin)

PATI, Lp3tv. Com – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jawa Tengah bagian timur dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak pada sektor ekonomi mikro. Para pedagang minuman dingin atau es, yang biasanya meraup untung di tengah cuaca terik, kini harus gigit jari lantaran omzet penjualan mereka terjun bebas.

Kondisi ini dikeluhkan merata oleh para pelaku usaha kecil di Kabupaten Pati hingga Kabupaten Rembang. Perubahan cuaca yang ekstrem membuat minat masyarakat untuk mengonsumsi minuman dingin menurun drastis.

Di Desa Trolu, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, salah satu pedagang es, Jingga Safira, mengungkapkan keresahannya. Menurut Jingga, hujan yang turun hampir setiap hari dalam sepekan terakhir membuat kedainya sepi pengunjung.



“Hujan yang terjadi beberapa hari terakhir membuat pembeli jarang memesan es, Mas. Semenjak cuaca mendung dan hujan melanda, kami dan rekan-rekan pedagang es lainnya mengalami penurunan yang sangat signifikan,” ujar Jingga saat dikonfirmasi di lapaknya.

Ia menambahkan bahwa penurunan omzetnya tidak main-main. Jika biasanya ia bisa menjual ratusan porsi dalam sehari, kini angkanya terpangkas separuh.

“Kalau di warung kami sendiri, penurunan omzetnya mencapai 50 persen. Masyarakat lebih memilih minuman hangat saat cuaca dingin seperti ini,” keluhnya.



Fenomena ini menjadi siklus tahunan yang berat bagi para pedagang minuman dingin.
Kini, para pedagang di Pati hanya bisa berharap cuaca kembali bersahabat atau setidaknya intensitas hujan tidak terus-menerus terjadi sepanjang hari, agar roda perekonomian mereka bisa kembali berputar normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *