Foto: Banjir Di Desa Maguan Mulai Surut (Lp3tv/Admin)
REMBANG, Lp3tv.Com – Setelah sempat mencekam akibat luapan Sungai Maguan yang memutus akses jalan pada pagi hari tadi, kondisi terkini di Desa Maguan, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, mulai menunjukkan tren positif. Berdasarkan monitoring intensif yang dilakukan oleh personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kaliori, debit air dilaporkan telah menyusut signifikan pada Minggu (11/1/2026) siang.
Guna memastikan keamanan warga dan kelancaran arus lalu lintas, Kapolsek Kaliori, AKP Totok Suyono, SH, menerjunkan tim unit patroli yang dipimpin oleh Bripka Asmuni bersama tiga personel lainnya (Bripka Ardila, Brigadir Ismail, dan Briptu Fadli).

Petugas melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai dan titik-titik jalan yang sebelumnya terendam banjir setinggi satu meter. Hasil monitoring pada pukul 10.15 WIB menunjukkan bahwa air yang sempat meluap dari jembatan penghubung Desa Meteseh menuju Desa Maguan kini telah kembali ke aliran sungai.
Kelumpuhan total yang sempat terjadi di Titik Sebelik, RT 04 RW 02, Desa Maguan, kini berakhir.kendaraan baik roda dua maupun roda empat sudah mulai terlihat melintas kembali.
“Sampai saat ini aktivitas warga sudah tidak terganggu dan jalan desa sudah dapat dilewati. Situasi di lokasi terpantau kondusif,” lapor AKP Totok Suyono dalam keterangan resminya kepada Kapolres Rembang.
Meski air telah surut, pihak kepolisian tetap memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk tidak lengah.

Hal ini mengingat cuaca di wilayah Rembang yang masih belum stabil dan potensi hujan kiriman dari wilayah hulu yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Supadi, salah satu warga Desa Maguan yang sebelumnya khawatir, kini merasa sedikit lega. “Alhamdulillah cepat surut. Tadi pagi sempat takut kalau air masuk rumah, tapi sekarang jalan sudah mulai kering,” ungkapnya.
Pihak Polsek Kaliori menyatakan akan terus berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk memantau perkembangan debit air sungai secara berkala.
Warga diharapkan segera melapor jika melihat tanda-tanda kenaikan debit air yang signifikan agar langkah evakuasi dini dapat segera dilakukan jika diperlukan. Saat ini, fokus utama petugas adalah memastikan sisa-sisa genangan tidak membahayakan pengguna jalan yang melintas.












