Daerah  

Tiang Listrik Jalur Kuniran-Juwana Miring Ekstrem, Warga melintas Harap Hati-Hati

Tiang Listrik Jalur Kuniran-Juwana yang alami kemiringan (Lp3tv/Admin)



Pati, Lp3tv.Com – Ancaman keselamatan menghantui para pengguna jalan yang melintasi jalur Kuniran menuju Juwana kabupaten pati. Pasalnya, sejumlah tiang listrik milik PLN di kawasan tersebut ditemukan dalam kondisi miring ekstrem ke arah badan jalan. Kondisi ini memicu kekhawatiran besar akan potensi kecelakaan fatal jika tiang-tiang tersebut tiba-tiba roboh.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Senin (5/1/2026), titik kemiringan paling parah berada tepat di sebelah barat Embung Kuniran. Beberapa tiang beton penyangga kabel tegangan tinggi terlihat tidak lagi tegak lurus, dengan sudut kemiringan yang cukup mencolok mengarah ke jalur utama yang padat lalu lintas.

Posisinya yang berada di jalur penghubung antar wilayah membuat keberadaan tiang miring ini menjadi “bom waktu” bagi pengendara motor maupun mobil yang melintas setiap harinya.

Dugaan sementara, kemiringan ini disebabkan oleh kondisi struktur tanah yang tidak stabil di sekitar lokasi. Curah hujan yang mengguyur wilayah Kuniran belakangan ini diduga membuat tanah di bahu jalan menjadi lembek dan kehilangan daya cengkeram terhadap fondasi tiang.

Lasno, salah seorang warga yang kebetulan sedang melintas di lokasi, mengungkapkan kecemasannya saat melihat kondisi tiang yang tiba- tiba ambruk.

“Dugaan saya tanahnya lembek, Mas.Ini posisinya sudah sangat miring dan membahayakan sekali bagi pengguna jalan seperti saya. Kalau sewaktu-waktu ambruk pas ada orang lewat, bisa fatal ceritanya,” ungkap Lasno dengan nada khawatir.

Hingga berita ini diturunkan, tiang-tiang tersebut masih dalam kondisi semula tanpa ada tanda-tanda penyangga darurat. Warga berharap pihak PLN maupun dinas terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan langkah mitigasi, seperti penguatan fondasi atau pemindahan tiang ke area yang lebih stabil.

Selain faktor tanah, beban kabel yang berat juga dikhawatirkan akan semakin menarik tiang ke arah jalan jika tidak segera diperbaiki. Kondisi ini semakin diperparah saat malam hari, karena minimnya penerangan di titik tersebut membuat kemiringan tiang sulit terlihat oleh pengendara yang melaju kencang.

Masyarakat dan pengguna jalan yang sering melintasi jalur Kuniran-Juwana diimbau untuk lebih waspada dan meningkatkan konsentrasi, terutama saat terjadi angin kencang atau hujan lebat yang bisa memicu pergeseran tanah lebih lanjut di area Embung Kuniran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *